Banjarmasin – Lingkungan yang bersih adalah cermin hati yang jernih. Semangat itulah yang melandasi keluarga besar SMP Negeri 10 Banjarmasin dalam melaksanakan kegiatan rutin Jum’at Bersih. Setiap Jum’at pagi, seluruh warga sekolah menanggalkan sejenak rutinitas kelas untuk bergotong-royong menata kembali “rumah kedua” mereka agar tetap nyaman dan hijau.
Sinergi Tanpa Sekat
Kegiatan ini bukan sekadar tugas siswa, melainkan aksi nyata seluruh elemen sekolah. Mulai dari Kepala Sekolah, jajaran Guru, Staf Tata Usaha, hingga seluruh Siswa dari kelas VII sampai IX bahu-membahu menyisir setiap sudut sekolah.



Tidak ada sekat dalam bekerja; semua bergerak dengan satu tujuan: Kebersihan Lingkungan.
Aksi Nyata di Lapangan






Beberapa titik fokus yang menjadi sasaran aksi bersih-bersih kali ini meliputi:
- Halaman Sekolah: Membersihkan sisa-sisa sampah plastik dan mengumpulkan guguran daun kering untuk dikelola kembali.
- Area Hijau: Merapikan tanaman hias dan memastikan taman sekolah tetap tertata estetis.
- Ruang Kelas: Membersihkan debu di meja, kursi, jendela, hingga kolong meja agar suasana belajar semakin kondusif.
- Fasilitas Umum: Sterilisasi seluruh ruangan, mulai dari perpustakaan, laboratorium, hingga ruang guru dan staf.
Mengapa Jum’at Bersih itu Penting?
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas untuk memegang sapu dan serok sampah. Lebih dari itu, Jum’at Bersih membawa manfaat besar bagi warga SMPN 10 Banjarmasin:
- Meningkatkan Kenyamanan Belajar: Lingkungan yang bersih dan rapi secara psikologis dapat meningkatkan konsentrasi dan semangat belajar siswa.
- Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan: Mengedukasi siswa bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas kebersihan.
- Mempererat Silaturahmi: Momen ini menjadi ajang interaksi yang santai namun produktif antara guru dan siswa di luar jam pelajaran formal.
- Kesehatan Terjaga: Dengan hilangnya sarang nyamuk dan debu, risiko penyakit di lingkungan sekolah dapat diminimalisir secara signifikan.









Tinggalkan Balasan