Banjarmasin, 19 Oktober 2026 – SMP Negeri 10 Banjarmasin kembali mengambil langkah besar dalam mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi. Tepat pada hari ini, Senin 19 Oktober 2026, sekolah resmi menerima alokasi bantuan sarana prasarana digital dari pemerintah pusat berupa 5 (lima) unit TV Interaktif Merah Putih guna mendukung optimalisasi ekosistem pembelajaran digital di lingkungan sekolah.
Program pengadaan TV Interaktif Merah Putih ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam pemerataan akses teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di bidang pendidikan. Perangkat papan tulis digital pintar ini dirancang khusus untuk membantu para guru menciptakan metode mengajar yang lebih kreatif, interaktif, dan visual. Selain itu, perangkat ini juga langsung terintegrasi dengan berbagai konten edukasi resmi pemerintah, termasuk saluran Pusat Penguatan Karakter dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Proses pembongkaran muatan, perakitan, hingga uji coba sistem (trial) kelima unit perangkat canggih ini dipantau dan dikawal langsung secara ketat oleh Kepala SMPN 10 Banjarmasin, Ibu Dra. Suriasa, M.Pd. Bersama dengan Tim Sarpras dan teknisi sekolah, beliau turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh komponen fisik maupun perangkat lunak TV Interaktif Merah Putih terpasang dengan presisi dan aman.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan TV Interaktif Merah Putih dari pemerintah ini. Sebagai sekolah inklusi, kehadiran media pembelajaran visual interaktif berskala besar seperti ini akan sangat membantu dewan guru serta Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam menyampaikan materi ajar secara lebih konkret, menarik, dan ramah bagi seluruh karakteristik peserta didik kita,” ujar Ibu Dra. Suriasa, M.Pd di sela-sela pemantauan perakitan.
Dengan selesainya tahap instalasi kelima unit TV Interaktif Merah Putih ini, SMPN 10 Banjarmasin siap mengintegrasikannya ke dalam ruang-ruang kelas secara bertahap. Melalui pemanfaatan bantuan TIK ini, diharapkan mutu pembelajaran di sekolah semakin meningkat, mempermudah kolaborasi guru, serta mampu memantik motivasi belajar siswa untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di era digital.








